(MP) 2nd Week : Oct 9 – 15, 2010 #JAPAN

Date : Dec 19′ 10

Untuk weekeend ini (9-10 Oktober), gue sudah ada 2 rencana. Rencana pertama pada hari Sabtunya adalah masak di apato teman gue. Gue berangkat ke apato mereka dengan membawa ampela ayam dan kentang aka imo yang diberikan oleh Mr. Yamaga. Karena keterbatasan bumbu, akhirnya gue cuma masak bahan-bahan tersebut dengan menggunakan garam. Lumayanlah rasanya…Not bad for 1st timer..:)…Selesai makan, gue mengajak mereka ke apartemen gue..Setelah ngobrol-ngobrol sebentar, mereka pun pamit pulang. Kebetulan hari ini hujan seharian dari pagi sampai malam. Jadi, sisa waktu hari itu ya gue habiskan di apato saja..:p

                                               Mencicipi hasil masakan gue..:D

Hari Minggunya, gue dan teman-teman diajak keliling Tokyo sama Mr. Kawamata. Kami bertiga berangkat dari St. Koga dan janjian bertemu dengan Mr. Kawamata di St. Ueno. Sampai di St. Ueno dan bertemu dengan Mr. Kawamata, kami diajak naik chikatetsu aka kereta bawah tanah menuju Tokyo. Tujuan pertama adalah Sensoji aka Asakusa Kannon Temple. Setelah itu, kami berjalan kaki menuju Sumida River aka Sumidagawa yang terletak tidak jauh dari Sensoji. Setelah puas foto-foto di Sumidagawa, kami kembali naik chikatetsu menuju Meguro. Kali ini tujuan kami adalah restoran Indonesia yang bernama “Cabe”. Walaupun harus berjalan cukup jauh dari stasiun chikatetsu menuju ke restoran tersebut, akhirnya rasa lelah terbayar dengan makanan Indonesia yang disajikan. Walaupun rasanya masih belum bisa mengalahkan rasa asli makanannya di Indonesia, tetapi kami ber-3 tetap bersyukur bisa menikmati masakan kampung halaman di negeri orang. Gue dan Mr. Kawamata pesan nasi goreng, sedangkan teman-teman gue pesan gulai kambing. Habis makan, teman gue komentar “jadi pengen pulang”…hik..hik..:(..

                                                             View of Sumidagawa

Setelah selesai makan, gue dan teman-teman diajak Mr. Kawamata ke daerah Shinjuku. Pas sampai di sana, gue dan teman-teman mampir dulu ke toilet. Setelah keluar dari toilet, tiba-tiba ada seorang laki-laki yang nyamperin kami dan tiba-tiba ngeluarin lencana polisi…The real police’s badge..:)…WOW!!!…Tapi, entah kenapa gue dan teman-teman nanggapinnya santai aja..:)..Dia nanya apakah kami bawa paspor atau tidak. Dan kebetulan saat itu gue tidak membawa paspor. Sedangkan kedua teman gue hanya membawa fotokopi paspor aja. Untung ada Mr. Kawamata. Kalau tidak ada beliau, mungkin kami sudah dibawa ke kantor polisi....Alhamdulillah..:)…Ternyata, menurut Mr. Kawamata, daerah dekat St. Shinjuku itu memang sedikit “berbahaya” karena merupakan daerah peredaran obat terlarang. Thank’s God ga ada kejadian yang aneh-aneh. Keluar dari St. Shinjuku, kami menuju “Tokyo Metropolitan Government No. 1 Building” yang memiliki ketinggian 45 lantai. Dari lantai 45 tersebut, kami bisa melihat ke seluruh penjuru, termasuk melihat Fuji san aka Gunung Fuji yang terkenal itu. Tapi sayangnya karena hari itu sedang berawan, maka puncak Gunung Fuji tidak kelihatan. Tujuan berikutnya adalah kembali ke St. Ueno. Dari St. Ueno, kami menuju Ameyoko, pasar tradisional yang salah satu tokonya adalah toko yang menjual bahan makanan Indonesia. Di sana, gue beli kecap B***O refill, abon, dan saus sambal AB*. Setelah berkeliling di pasar tersebut, kami pun mampir ke kafe yang berada di dekat St. Keisei Ueno. Pada saat ngobrol-ngobrol di kafe tersebut, terungkaplah bahwa ternyata Mr. Kawamata juga baru pertama kali melihat lencana polisi. Tapi, memang sebenarnya gue pun sebagai orang Indonesia belum pernah melihat lencana polisi Indonesia..:)

Akhirnya, kami pun berpisah dengan Mr. Kawamata di St. Ueno. Dan alhamdulillah kami bertiga sampai dengan selamat di apato. Thank u for accompanied us today, Kawamata san....Maaf sudah merepotkan. Apalagi, ternyata hari Seninnya pada saat kami libur sanrenkyuu (Long weekend) Taiiku Day (Sport Day), ternyata Mr. Kawamata harus tetap kerja. Hontouni otsukare samadesu..:)

11 November 2010 (Senin) adalah hari libur Taiiku Day. Hari ini cerah banget. Dan mumpung cucian gue lagi numpuk, maka gue memutuskan bahwa hari ini adalah hari “Mencuci dan Menjemur”…:)…Isshoganai ne, secara tempat mencuci dan menjemurnya cuma sedikit, jadi harus dijemur secara bergantian baik di dalam ataupun di luar apartemen. Sebenarnya sayang sih hari yang cerah seperti ini cuma dipakai buat mencuci dan menjemur. ..:(..But once again, isshoganai ne aka apa boleh buat..:)..Setelah selesai mencuci dan menjemur sore harinya, gue telepon Mrs. Mizui untuk menanyakan tempat membeli kaos kaki karena gue takut kedinginan sedangkan kaos kaki yan gue bawa cuma 3 pasang. Akhirnya gue beli kaos kaki 4 pasang lagi. Setelah beli kaos kaki dan belanja sedikit bahan makanan, gue pulang ke apato diantar oleh Mrs. Mizui. Sampai di apato, gue diajarin cara pakai rice cooker yang tenyata sangat gampang. How stupid I was....Selain itu, gue rada ga enak sama Mrs. Mizui secara tempat nasi untuk rice cookernya gue pakai masak di atas kompor listrik dan membuat bagian bawahnya menjadi sedikit hitam. Hontouni sumimasendeshita..:(

Hari Selasa (12/10) sampai Jum’at (15/10) masuk kerja seperti biasa. Pas hari Selasanya ada kejadian lucu yang terjadi pas jam makan siang. Seperti biasa, gue misah dari teman-teman cowok karena nungguin Ms. Sato dan Ms. Hiromi, sedangkan 2 teman gue sudah duluan dengan Mr. Nakada. Ternyata, menu hari ini ada b2nya semua. Alhamdulillah, gue dikasih tahu sama Ms. Sato dan Ms. Hiromi jadi ga beli makanan dari kantin. Sedangkan dua teman gue dibilangin juga sih sama Mr. Nakada, tetapi tetap beli makanan dan dibantu misahin dagingnya sama Mr. Nakada. Tapi, tetap aja kan ga bisa dimakan..:(..Akhirnya, kami mutusin untuk beli cup mie di jidohanbaiki aka mesin otomatis. Tadinya mau beli yang rasa seafood, dengan pemikiran pasti aman. Tetapi, ternyata yang rasa seafood sudah habis. Akhirnya, kami beli rasa yang lain (Gue lupa rasa apa) yang kami pikir juga aman. Beberapa suap pertama, alhamdulillah berasa enak..:)..terus entah di suapan ke berapa, gue ngeliat ada potongan daging. Sudah mulai waspada nih. Gue bilangin teman-teman gue untuk berhenti makan dulu, sementara gue mengecek komposisinya. Gue lihat ada kanji b2nya. Kebetulan di dekat tempat kami makan ada Mr. Hashimoto yang pernah gue ceritain sebelumnya. Gue tanya sama beliau untuk lebih memastikan lagi. Ternyata benar ada b2nya....Gagal lagi deh makannya..:((..Akhirnya pilihan terakhir untuk makan siang hari itu adalah roti yang dijual di dekat area ruang makan. Gue sih OK OK aja karena alhamdulillah ga begitu lapar. Tapi, kasihan teman-teman gue yang masih kelaparan..:((..Isshoganaine..

Rabu dan Kamis berjalan seperti biasa. Pas hari Jum’at ada cerita lagi. Kali ini tentang kompi gue. Sebenarnya, gue udah mulai berasa kompi gue aneh sejak Kamis malam pas gue ngecek email. Pas Jum’at paginya gue ngecek lagi, ternyata masih seperti itu. Akhirnya, gue bawa kompi ke kantor untuk dibenerin oleh Mr. Kawamata. Ternyata, tidak bisa dibenerin di kantor dan harus dibenerin di apartemen. Akhirnya, hari itu gue pulang sama Mr. Kawamata. Sebenarnya, gue kasihan sama Mr. Kawamata. Karena malam sebelumnya dia juga sudah lembur dan baru pulang dari pabrik jam 10 malam, lalu nginap di apato teman gue. Terus, hari itu sebelum pulang juga dia bilang kalau mau pulang cepat. Hontouni sumimasendeshita, Kawamata san..:)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s