(MP) My hisashiburiino Aceh..:)

Date : Jul 19′ 11

Setelah sekitar 4 tahun gue tidak berkunjung ke tanah leluhur gue, alhamdulillah akhirnya tgl. 5-10 Juli 2011 kemarin, gue berhasil kembali menjejakkan kaki di “Tanah Rencong” tersebut. Thanks to my cousin wedding..Kalau ga, mungkin masih belum disempat-sempatin untuk berkunjung ke sana..(^_^)

   Gue berangkat dari Jkt dengan pesawat jam 06.45 dan tiba di Banda Aceh tepat pkl. 10.45 sesuai jadwal. Alhamdulillah ontime dan lancar..:) dan sampai di bandar udara Teuku Iskandar Muda, gue sudah dijemput oleh paman gue. Dari bandara, kami menuju ke rumah paman gue tersebut. Setelah makan siang, shalat, dan beristirahat sebentar di rumah, akhirnya gue, Bucek (Paman), Nyanyak (Tante), Cut A (kakak sepupu), dan Cut Ubit (Adik sepupu) menuju ke rumah nenek gue di daerah Seulimum yang jarak tempuhnya sektar satu jam dari Banda Aceh.

   Sesampai di Seulimum, beberapa sepupu-sepupu gue yang sudah lama tak pernah bertemu, sudah menunggu. Senangnya, karena kepulangan gue kali ini adalah bersamaan dengan acara pesta pernikahan sepupu gue sehingga banyak sepupu gue yang berkumpul (^_^)

   Keesokan harinya, 6 Juli 2011, adalah hari pelaksanaan acara Tueng Dara Baroe (Aka Ngunduh Mantu Pengantin Wanita) sepupu gue..:) Alhamdulillah, di acara ini gue bisa ketemu banyak saudara-saudara gue…(^_^). Di acara Tueng Dara Baro ini, gue bertugas sebagai penjaga meja makan. Sebenarnya sih, ga ada yang nugasin gue. Cuma, gue ga enaklah secara saudara-saudara gue yang lain pada kerja, gue ga bantuin. Senang juga ngebantuin di meja makan secara gue bisa ketemu banyak saudara yang sudah lama ga ketemu.. Malamnya, gue dijemput sama kakak sepupu gue untuk diajak nginap di rumahnya. Dan seperti biasa, kalo gue udah bertemu dengan kakak sepupu yang satu ini, pasti ada aja ceritanya dan selalu seru…Thank u for the stories, sista…(^_^)

 

                                                                                   My newly wed cousins..(^_^)  

 Keesokan paginya, 7 Juli, gue dengan ditemanin Nyakwa aka tante, pergi mengunjungi acara akad nikah sepupu gue yang dilaksanakan di Banda Aceh. Setelah selesai acara akad nikah,gue dan Nyakwa bersiap untuk melakukan perjalanan jauh menuju Lhokseumawe, ke tempat Om gue aka Yahcut, yang akan ditempuh selama kurang lebih 6 jam dengan menggunakan mobil travel (L-300). Kami berangkat dari Banda Aceh sekitar pukul 12.50 and tiba di Lhokseumawe sektar jam 18.20..Alhamdulillah (^_^). Malamnya, gue diajak berkeliling kota Lhokseumawe (yang kecil :)) dan bersantap mie Aceh.

                                             Sea of Lhokseumawe

   Hari berikutnya, 8 Juli 2011, gue cuma ngendon seharian di rumah Yahcut. Satu, karena Yahcut dan Bunda Cut aka istrinya Yahcut gue sedang kerja, jadi ga ada yang jadi guide. Kedua, lumayan bisa buat istirahat sambil cuci baju kotor gue..He..he..FYI, gue tuh orang yang berpikiran sebisa mungkin ga bawa oleh-oleh “Baju kotor” kalau habis bepergian…Kasihan yang nyuci, gitu  lho  Malamnya, Bunda Cut nyuruh gue untuk makan duren yang beliau titip beli sama temannya..Terharu banget, secara beliau and Yahcut gue tahu banget kalau ponakannya yang satu ini penggemar duren..Thank u so much, Bunda Cut, Yahcut..(^_^) Setelah puas makan duren dan bersantap malam, kami semua bersiap-siap untuk kembali ke Seulimum. Berangkat dari rumah Yahcut sekitar jam 8 malam dan alhamdulillah sampai di Seulimum jam 1/2 2 dini hari dan kembali menginap di rumah kakak sepupu gue, tempat dimana 2 malam sebelumnya gue menginap.

   Keesokan paginya, gue dan keluarga Yahcut berangkat ke Banda Aceh untuk jemput adek sepupu gue yang sedang tes di UNSYIAH aka Universitas Syiah Kuala. Setelah dari UNSYIAH, gue menuju Ulee Kareng untuk berkunjung ke rumah om gue yang panggilannya Khali. Kemudian, gue diantar Yahcut ke rumah Om gue yang satu lagi yang kali ini panggilannya adalah Yahnda..:) Setelah itu, gue pamitan sama keluarga Yahcut secara gue ga bakal ketemu lagi besoknya. Malamnya, bersama adik-adik sepupu dan Nyak Bunda (Istri Yahnda), kami menuju lapangan Blang Padang untuk melihat acara “Aceh Food Festival 2011” dan “Aceh International Kite Festival”. Kalau dengar dari penjelasan pembawa acaranya sih, acara Aceh International Kite Festival ini dihadiri oleh peserta dari Singapura, Malaysia, dan bahkan ada yang datang dari Australia dan Jepang. Sebagai orang berdarah Aceh, tentu saja gue senang dan bangga bahwa ternyata Aceh sudah bisa menjadi tuan rumah untuk suatu acara bertaraf internasional.. Bravo, my Aceh..:)

   10 Juli 2011 adalah hari terakhir gue di Aceh. Hm, memang liburan yang sangat singkat. tetapi buat gue, walau singkat benar-benar sangat berkesan dan senang banget bisa ketemu dengan saudara-saudara yang sudah cukup lama tidak bertemu. And, for my Aceh…insya Allah I will come again. Just wait for me..(^_^)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s