Japan, Soulmates, and Me….Kyoto edition <3

Setelah puas berkeliling di Tokyo, kami pun melanjutkan perjalanan ke Kyoto…Dan berikut ceritanya πŸ™‚

Rabu, 9 April 2014

Setelah naik bus Willer Express yang sangat nyaman (Gue bahkan ga kebangun-bangun kecualiΒ  pada saat bis berhenti dan udah sampai tujuan), kami pun sampai di Kyoto sekitar jam 6 pagi. Setelah turun dari bis, kami pun berjalan menuju ke Stasiun Kyoto. Di tengah jalan, tiba-tiba ditegur sama satu keluarga yang ternyata berasal dari Medan. Keluarga Pak Johan ini terdiri dari Pak Johan, istri (Gue lupa namanya :D), dan sang anak laki-laki yang berusia sekitar 3-4 tahun πŸ™‚ Senangnya melihat keluarga mereka yang kelihatan kompak banget :D. Apalagi sang anak gak rewel lho πŸ™‚ Akhirnya, gue sama istri Pak Johan bertugas untuk bertanya mengenai kereta untuk menuju ke hotel kami dan One day Ticket untuk naik bis. Kebetulan ternyata hotel tempat kami dan keluarga pak Johan akan menginap berada di arah yang sama dan kami harus turun di stasiun yang sama juga, yaitu Stasiun Kawaramachi. Di Stasiun Kyoto ini, kami juga bertemu dengan teman backpacker dari Malaysia yang sebelumnya sama-sama menginap di Khaosan Tokyo dan sering ngobrol waktu di penginapan Tokyo, Mariani πŸ™‚ Mariani ini hebat sekali , dia keliling-keliling sendirian di Tokyo, Kyoto, dan Osaka juga (kalau gak salah) dengan hanya membawa 1 ransel backpacker…Kereeen πŸ™‚

Setelah sampai di Stasiun Kawaramachi, kami pun berpisah dengan keluarga Pak Johan. Kami menuju hostel kami, Khaosan Kyoto Guest House. Setelah check in, beres-beres, serta berganti baju, kami pun siap menjelajah Kyoto. Sebelum jalan-jalan, kami pun membeli One Day Bus Ticket di kounter resepsionis hostel.

One day ticket bus JPY 500

One day ticket bus JPY 500

Tujuan pertama kami di Kyoto adalah Kyoto Imperial Palace. Sebelum sampai ke Kyoto Imperial Palace, kami sempat berbelanja dulu untuk membeli makan siang aka bento. Sesampainya di Kyoto Imperial Palace, karena masih terlalu letih karena perjalanan dari Tokyo,Β  akhirnya kami pun cuma duduk-duduk di sekitar pintu masuknya sambil ngobrol dan makan makanan yang kami beli tadi. Gue pun cuma sempat foto dikit doang. Selain karena akibat keletihan dan sudah mau tutup, mungkin juga karena buat gue pribadi, pesona East Garden Imperial Palace Tokyo dengan bunga sakura dan bunga-bunga cantik lainnya yang baru dikunjungi sehari sebelumnya masih sangat berbekas di hati πŸ™‚ Setelah puas duduk-duduk dan berkeliling melihat beberapa jenis jualan yang dijajakan di sana, kami pun meninggalkan Kyoto Imperial Palace.

Kami pun memutuskan untuk kembali ke hotel. Setelah sampai di hotel dan makan malam, kami pun pergi ke laundry yang ada di dekat hostel secara kami bertiga punya pemikiran yang sama gak mau bawa baju kotor pulang πŸ˜€ Ada kejadian lucu waktu di tempat laundry ini. Waktu pertama datang, cuma ada seorang cowok muda Jepang yang sedang asyik dengan HPnya. Di dalam laundry ini, ada beberapa jenis mesin cuci, yaitu mesin cuci besar yang sekaligus ada dryernya (Waktu pemakaian sekitar 60 menit, dengan biaya JPY 1.500), mesin cuci saja (Waktu pemakaian sekitar 20 menit, dengan biaya JPY 300), mesin dryer saja (Waktu pemakaian sekitar 20 menit, dengan biaya JPY 200 /300), serta mesin cuci and dryer terpisah untuk sepatu dengan biaya yang sama dengan biaya untuk mesin cuci dan dryer terpisah. Karena mesin cuci sajanya aja sedang dipakai oleh si cowok Jepang tadi, maka kami pun memakai mesin cuci yang di sebelahnya alias si mesin cuci sepatu tersebut πŸ˜€Β  Entah mungkin karena terlalu lelah atau karena sudah terlalu malam, padahal di dindingnya sudah ditulis dengan bahasa Inggris dan Jepang bahwa mesin yang kami pakai itu adalah mesin pencuci sepatu, kami tetap saja memasukkan baju-baju kami ke dalam mesin tersebut 😦 Karena masih ada sisa baju yang belum dimasukkan, gue berpikiran untuk mencoba mesin cuci plus dryer yang seharga JPY 1.500 biar gak terlalu malam selesainya πŸ™‚ Tapi karena gue gak ngerti cara pakenya, gue pun akhirnya bertanya sama si cowok Jepang. Dia pun berdiri dari duduknya dan mencoba membantu gue πŸ™‚ Tapi sayangnya, ternyata dia pun gak bisa membantu untuk mengoperasikan mesin tersebut 😦 Akhirnya gue pun mau gak mau harus menunggu hasil pencucian baju ronde pertama πŸ™‚

Setelah si cowok Jepang selesai dan pergi, masuklah beberapa orang yang kemudian kami ketahui sebagai orang Indonesia berasal dari Medan karena pas pertama ngomong bahasa Indonesia (FYI, pas mereka masuk ke laundry, mereka berbicara dengan bahasa Cina) komen mereka pertama adalah “Wah, mesin cuci sepatunya lagi dipake :D”. Barulah di saat itu kami benar-benar tersadar bahwa mesin cuci yang kami pakai itu salah πŸ˜€ Akhirnya kami pun cuma bisa pasrah menunggu bagaimana hasil akhir dari cucian kami tersebut. Alhamdulillah ternyata cuciannya gak kenapa-napa, walau jilbab Teteh Wie ada yang sedikit robek. Pas pulang pun ada kejadian gue lupa bawa sisa baju kotor yang belum dicuci sehingga ketinggalan di laundry dan mengakibatkan kami bertiga harus balik lagi ke laundry. Maaf ya, Teteh n Uci πŸ™‚

Dan berakhirlah cerita tentang hari pertama di Kyoto πŸ™‚

Biaya :

1. One Day Pass Kyoto Bus : JPY 500

Untuk jajannya, gue lupa berapa πŸ˜€

Kamis, 10 April 2014

Petualangan hari kedua di Kyoto dimulai dari Kiyomizudera. Lalu berlanjut ke Ginkakuji, Philosopher Path, dan berakhir di Heian Shrine.

Untuk perjalanan di Kyoto ini, gak ada foto foto kita bertiga di kamera gue, dan gak ada dress code nih πŸ™‚

Enjoy the pictures πŸ™‚

Arrived at Kiyomizudera...

Arrived at Kiyomizudera…

Ema aka prayer board in Kiyomizudera :-)

Ema aka prayer board in Kiyomizudera πŸ™‚

CIMG1749

CIMG1751

CIMG1753

 Pink flower & pink me :-)


Pink flower & pink me πŸ™‚

Next destination :-)

Next destination πŸ™‚

Arrived at Ginkakuji :-)

Arrived at Ginkakuji πŸ™‚

CIMG1776

CIMG1783

CIMG1786

CIMG1794

CIMG1802

CIMG1803

CIMG1806

CIMG1809

Another Pink to meet :-)

Another Pink to meet πŸ™‚

At Philosopher`s Path

At Philosopher`s Path

@ Heian Shrine :-)

@ Heian Shrine πŸ™‚

Mikuji Stand :-)

Mikuji Stand πŸ™‚

Prayer board aka Ema at Heian Shrine :-)

Prayer board aka Ema at Heian Shrine πŸ™‚

CIMG1823

CIMG1833

Biaya :

1. One Day Pass Kyoto Bus : JPY 500

To be continued

Advertisements

One thought on “Japan, Soulmates, and Me….Kyoto edition <3

  1. Pingback: Japan, Soulmates, and Me…Osaka edition <3 | pinkuonna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s