Archive | December 2019

2010-2019, satu dekade ala saya..

Waktu baca postingan Deny yang satu ini, sebenarnya saya sudah kepikiran “ih, jadi kepengen nulis tentang ini juga deh”. Tapi ya masih kepikiran aja sih, belum ada niat untuk dilaksanakan #Inongbanget 😁 Terus, ternyata si mantan tetangga teman masa kecil saya juga nulis cerita satu dekade ala dia, yang terinspirasi dari Deny, jadi tambah pengen nulis deh si saya ini akhirnya 😊 ya itung itung, buat kenangan pribadi saya aja sih. OK, marilah kita mulai cerita satu dekade ala saya 😁

2010:

Tahun 2010 ini, merupakan salah satu tahun yang tak terlupakan buat saya. Di tahun ini, cita cita saya sejak kuliah dulu akhirnya tercapai setelah berbelas tahun kemudian, yaitu bisa pergi ke Jepang.  Yang bikin tambah senang adalah perjalanan ini dalam waktu lama dan semuanya gratis 😁😁😁

Dan oh ya satu lagi peristiwa paling berkesan buat saya di tahun ini adalah pengumuman pertunangan pangeran idola saya dan Kate Middleton di tahun ini. Sampai sampai saya bikin postingan khusus tentang pernikahan mereka di sini 😁😁😁 dan sekarang pun saya jadi follower akun IG tentang mereka berdua 😊

2011:

Hm, tahun ini sebenarnya ga ada kejadian yang luar biasa versi saya sih, tapi setelah dipikir pikir lagi, ternyata yang paling berkesan di tahun ini buat saya adalah ikut nimbrung jalan jalan ke KL dan Singapura sama keluarga tante saya aka adiknya Bunda, and she was one of the closest aunty for me..Dan anak anaknya adalah juga salah satu sepupu yang terdekat dgn saya. Sebelum perjalanan ini, saya juga pernah beberapa kali jalan sama si tante, tapi biasanya sama Bunda juga. Dan sejak perjalanan ini, saya ga pernah travel bareng beliau lagi sampai beliau sakit di tahun 2014 dan meninggal di awal tahun ini. Dan itulah kayaknya yang menjadikan perjalanan ini jadi berkesan buat saya. Miss u so much, Mucut ❀❀❀❀ Al Fatihah..

FB_IMG_1576887088912

Saya, almarhumah tante, sepupu, dan si Om di belakang 😊

FB_IMG_1576887100802

Sepupu-sepupu saya pakai jubah di mesjid Putrajaya

2012:

Di akhir tahun ini, si sepupu saya yang saya cerita di atas, tiba tiba ngajakin saya pergi umroh, setelah beberapa bulan sebelumnya saya dan diaΒ jalan jalan bareng ke Jepang. Saya yang tadinya agak menolak dengan alasan belum ada uangnya, akhirnya membulatkan tekad untuk berangkat di tahun depannya sama si sepupu karena si sepupu berkata: “Kak, kita udah jalan kemana mana, tapi kok ke sana belum sampai sampai. Yuklah kita niatkan pergi ke sana tahun depan”.

2013:

Alhamdulillah niat suci yang diikrarkan akhir tahun sebelumnya, bisa terlaksana di tahun ini 😊 makasih ya sepupu, udah ngajakin kakaknya ini untuk jalan jalan liat rumah Allah ❀❀🀩🀩

Di tahun ini juga saya pertama kali merasakan kehilangan anggota keluarga inti 😦 it hurts so much 😭😭😭 We love you and miss U, Bang 😊😊 Al Fatihah πŸ™πŸ™πŸ™

Kemudian beberapa bulan kemudian, Bunda juga terkena stroke di Aceh saat menghadiri pernikahan salah seorang sepupu di sana 😦 dan alhamdulillah setelah beberapa minggu kemudian bisa pulang ke Jakarta setelah dirawat di rumah sakit di Aceh.

2014:

Saya bisa melihat sakura pertama kalinya dan juga ikut Pemilu di luar negeri untuk pertama kalinya juga😊 di tahun ini. Kalau lihat sakura sih emang cita cita saya. Kalau yang ikut Pemilu, sebenarnya keinginan teman seperjalanan saya yang ingin kami tetap melaksanakan kewajiban sebagai warga negara yang baik 😊 Dan di tahun ini, saya juga mendapatkan surat elektronik yang menawarkan pekerjaan di Jepang. Surat tawaran pertama untuk saya untuk bekerja di Jepang. Tapi seperti judul posting tersebut, sampai sekarang pun saya masih harus menunda mimpi itu. Entah sampai kapan. Yang penting cita cita itu selalu tetap ada dalam hati saya.

2015:

Di awal tahun ini, saya ditunjuk pertama kali oleh Presdir kantor lama saya untuk mulai mengajar bahasa Jepang di kantor karena adanya program pelatihan untuk operator di kantor pusat di Jepang. Cerita saya ngajar pertama kali dengan murid murid angkatan pertama saya, bisa dibaca di sini 😊 dan tugas mengajar ini tetap dipercayakan kepada saya sampai saya berhenti kerja dari sana di September 2018 lalu.

IMG_20170818_195019_661

Dengan murid angkatan kedua, Arief san dan Ashari san 😊

5a163a9a83d3dc5c080a541f_0

Bersama murid murid angkatan ke 3 saat mengantar mereka bikin paspor di September 2017 😊

2016:

Untuk tahun 2016, kayaknya sih ga ada momen yang berkesan atau tak terlupakan buat saya. Semuanya biasa saja 😊

2017:

Di tahun ini, manajemen kantor lama saya mengumumkan secara resmi bahwa lokasi kantor kami akan dipindahkan ke Kuningan, Jawa Barat, pada akhir 2018. Saya yang saat itu sudah 12 tahun bekerja di sana, memutuskan untuk mengundurkan diri, bersama hampir 85οΌ… karyawan lainnya, karena masih cinta Jakarta #IloveJakarta kalau pindahnya ke Jepang sih saya mau 😁 Tapi saya dan beberapa teman lainnya masih bekerja di sana sampai September tahun lalu 😊

Dan walaupun udah jadi calon mantan karyawan, ternyata saya masih dikasih bonus bisa jalan jalan ke Jepang lagi dgn murid murid saya. Arigatou, shachou 😊(^-^)

2018:

Saatnya berpisah dengan si kantor lama setelah 13 tahun berkarya di sana. Dan sekarang, saya merasa itu adalah keputusan yang tepat, walaupun saat mengambil keputusan, saya sangat ragu ragu dgn keputusan yang saya ambil tapi sok PD aja kalau ditanya orang alasan saya ambil keputusan tersebut. Karena sekarang saya makin menyadari apa kekurangan saya dan berusaha terus untuk memperbaiki dan mengembangkan diri di urusan pekerjaan 😊

Tahun ini alhamdulillah saya juga udah bisa daftar haji. Buat saya ini juga merupakan prestasi, karena sama kayak waktu berangkat umroh, saya harus “disindir” dulu, baru mau daftar. Kalau waktu umroh, “disindirnya” sama sepupu, kalau untuk haji ini, saya disindir oleh Ayah, dengan kata kata “daripada jalan ke Jepang melulu, mendingan daftar haji gih”. Dan thanks to sindiran tersebut dan bantuan dari Abang saya, alhamdulillah udah dapat kuota haji. Kalau si Kiky tahun 2023, sedangkan saya 10 tahun setelahnya alias tahun 2033, insyaa Allah 😊 semoga semua berjalan lancar πŸ™πŸ™πŸ™

2019:

Mengenai 2019 saya, ceritanya bisa dibaca di sini😊 Yang jelas, tahun 2019 ini adalah tahun dimana saya harus mengorbankan segala keinginan dan cita cita pribadi saya untuk sementara, dan memfokuskan diri buat keluarga, khususnya Bunda 😊

Demikianlah satu dekade ala saya. Makasih buat media sosial saya, khususnya WP, sebagai tempat saya menyimpan tulisan, dan FB, sebagai tempat saya menyimpan foto, sehingga saya yang pelupa bisa bikin cerita yang ternyata lumayan panjang ini 😁😁

This entry was posted on December 21, 2019. 4 Comments

2019…..

Tahun 2019 sudah hampir berakhir dalam hitungan hari…Buat saya, tahun 2019 ini merupakan tahun yang berat. Baik bagi kehidupan pribadi maupun untuk keluarga inti saya. Di tahun 2019 ini saya memasuki usia kepala 4, dan seperti saya tulis di postingan yang ini, saya benar benar merasakan usia baru saya ini sebagai awal kehidupan saya, baik dari segi duniawi maupun dari segi rohani..Dari segi duniawi, banyak keinginan duniawi saya yang tidak terkabul atau tidak sesuai keinginan saya di tahun ini dan bikin saya bertanya-tanya kenapa saya tidak bisa mencapai seperti apa yang orang lain capai pada saat mereka berusia sama seperti saya sekarang, padahal orang lain dengan mudah bisa mencapainya. Sedangkan dari segi rohaninya, karena adanya “cobaan” yang menimpa keluarga saya dari sejak awal tahun ini, kadang saya merasa kadar keimanan saya menurun dan mempertanyakan apakah saya sanggup menghadapi “cobaan” yang diberikan Allah ini, walaupun saya tahu pasti Allah tidak akan memberikan cobaan di luar batas kemampuan hamba-Nya tersebut, bahkan di saat hamba-Nya itu sudah merasa tidak mampu.

Tapi, tetap saya bersyukur karena hari-hari terberat buat saya (dan keluarga) di tahun 2019 yang hampir berakhir ini berhasil kami lewati, dan insyaa Allah hal itu membuat saya dan anggota keluarga saya semakin kuat.

Untuk tahun 2020, saya tidak punya resolusi atau keinginan yang muluk-muluk, cuma bisa berdoa semoga saya dan keluarga ditambahkan kekuatan oleh Allah untuk menghadapi apa pun yang akan terjadi nanti. Dan juga saya ingin berterima kasih kepada semua keluarga dekat maupun jauh, teman, dan kerabat yang sudah memberikan dukungannya kepada saya dan keluarga di tahun 2019 ini.

Bagaimana 2019 Anda sampai hari ini?

And 2020, please be nice to me ❀