Archive | January 2020

Suara hati :-)

Baca postingan mantan tetangga saya yang satu ini, kok saya jadi benar-benar terharu ya 🙂 Kayak judul postingan saya kali ini, ini benar-benar menyuarakan suara hati saya…pake banget….

Seperti cerita Kiky ini, saya pun punya cita-cita untuk mengembangkan sayap alias meninggalkan rumah dan hidup mandiri…Kalau Kiky cerita dia ingin meninggalkan rumah kalau dia sudah berumur 18 tahun, kalau saya baru punya cita-cita ninggalin rumah mungkin baru sejak sekitar 10 tahun yang lalu, dengan cita-cita ingin mengejar karir di Jepang, terlebih setelah saya terima tawaran yang saya ceritakan di sini.

Tetapi, saya sebagai anak satu-satunya yang tinggal di rumah bersama Ayah Bunda saya sejak tahun 2012 saat adik saya menikah, dan juga sebagai orang yang banyak pertimbangan dan ketakutan-ketakutan terhadap hal yang bahkan belum terjadi sekali pun, akhirnya memutuskan untuk menolak tawaran tersebut. Dan juga beberapa tawaran kerja lain di Jepang yang datang setelah itu, dengan alasan saya tidak tega meninggalkan Ayah Bunda saya yang sudah tua cuma berduaan saja di rumah.

Bahkan, saat akhir tahun 2018 kantor lama saya memutuskan pindah lokasi ke Jawa Barat, saya pun memutuskan untuk tidak ikut dan mengundurkan diri, walaupun saya sudah 13 tahun bekerja di sana. Dan pertimbangan paling besarnya pun masih sama, saya tidak tega untuk meninggalkan Ayah Bunda saya yang sudah tua cuma berduaan saja di rumah.

Dan, memang qadarullah ternyata itu adalah keputusan yang tepat *menurut saya* karena di tahun 2019, Bunda mengalami stroke dan saya pun makin tidak tega meninggalkan Bunda (dan juga Ayah) 😩

Pastinya ada rasa sesal, kesal, sedih, dan bertanya “Kenapa harus saya ya, Allah..” Tetapi, di sisi positifnya, saya berpikir ini adalah ladang saya untuk mencari pahala Allah dalam merawat orang tua saya…Dan saya pun mencoba untuk ikhlas dan sabar menjalani ini semua, dan cuma bisa terus berdoa dan berharap agar suatu hari Allah berkenan untuk mengabulkan doa-doa dan keinginan-keinginan saya yang belum terkabul dan tertunda saat ini.

Sisi positif lainnya, sejak Bunda sakit, sama seperti Kiky, saya pun mulai belajar mengurus rumah tangga dan bergaul dengan ibu ibu teman Bunda. Saya jadi rutin belanja ke pasar tiap akhir pekan dan ikut arisan bersama ibu-ibu tetangga sebulan sekali untuk menggantikan Bunda. Yang masih belum memungkinkan cuma ikut pengajian ibu-ibu teman Bunda karena pengajiannya diadakan siang hari pas hari kerja.

Akhir kata, saya cuma mau bilang buat diri saya sendiri “Be strong and be patient, Inong…Someday you will reach your dream and like the proverb saying: every cloud has a silver lining / æ‚ȘăèŠ‹ăˆă‚‹ă“ăšă‚‚ă€ă‚ˆă„éąăŒă‚ă‚‹…Just always think positive :-)”

*Updated:

Pas lagi menelusuri timeline twitter, tahu tahu ngebaca tweet Deny yang ini:

IMG_20200130_192229_925

Dan saya suka banget ❀❀❀ Suara hati saya banget ini 😊 Izin share ya, Deny😊

Tulisan pertama di 2020: Banjir pertama di 2020…

Selamat tahun baru 2020 semuanya 🙂

Hm, mungkin di hari pertama tahun 2020 kemarin banyak juga teman-teman warga Jakarta yang mengalami banjir seperti saya ya…

Dan pemandangan pertama saya di hari pertama tahun 2020 adalah *Kalau bahasa kerennya mungkin “I woke up like this” :D*:

thumbnail

Sekitar jam 6 pagi 🙂

thumbnail (8)

Jam 10 pagi 😩

Dan yang jelas, saya menikmati 3 hari pertama di tahun 2020 ini dengan tanpa listrik….Sehingga pas HP dinyalain tadi pagi setelah dua hari kehabisan baterai, langsung banyak notif, khususnya WA 😀

thumbnail (2)

thumbnail (6)

WA yang hanya sebagian saya screen shot 😀

Ternyata, walaupun ga ngaruh ngaruh banget ke saya mengenai ga ada HP ini, tapi ternyata kangen juga saya sama suara notif dari HP saya 😀

Dan berikut adalah kondisi di rumah dan sekitar rumah saya setelah banjir tadi pagi saat saya mau berangkat kerja…

thumbnail (7)

Dapur setelah ditinggalkan air setinggi pinggang saya..Untuk di rumah, alhamdulillah air cuma masuk ke garasi dan dapur saja…

thumbnail (4)

Kondisi jalan depan rumah….

Demikianlah tahun baru saya tahun ini..Bagaimana tahun baru Anda?