Tag Archive | my days

Satu hari di Rangkas Bitung #Ceritafoto

Bertepatan dengan hari Sumpah Pemuda 2017 yang lalu, saya dan Teh Wie yang jalan jalan ke perpus nasional di cerita ini, kembali jalan-jalan lagi πŸ˜€ Tadinya sih niat awalnya mau ngajarin Teteh beberapa kosa kata dalam bahasa Jepang yang bisa berguna untuk dia gunakan di perjalanan ke Jepangnya akhir bulan November, tetapi malah berujung kami akhirnya balik lagi ke Rangkas Bitung untuk berjalan-jalan di kota tersebut πŸ™‚ Dan si Teteh yang lagi belajar jadi fotografer sudah siap dengan kameranya dan menjadikan saya dan kota Rangkas Bitung menjadi objek fotonya πŸ˜€ *Dimana saya dikomplain oleh si Teteh karena pakai jilbab hitam hari itu yang kata Teteh gak bagus untuk efek foto. Tapi buat saya mah OK-OK aja tuh :D*

Dan berikut foto-foto yang berhasil diabadikan oleh si Teteh dengan kameranya πŸ™‚

Jadi model saat transit di Stasiun Maja πŸ˜€

Kuliner pertama di Rangkas, Cuanki πŸ™‚

Hiburan saat makan cuanki. Bahagia itu sederhana, cukup dorong-dorong kursi beroda πŸ˜€

Pose kekinian πŸ˜€

Sayang museumnya gak dibuka pas hari Sabtu, jadi cuma foto-foto di luar πŸ™‚

Suka dengan susunan batu-batu ini πŸ™‚

Universal Studio ala Rangkas πŸ˜€

Bagian dalam mesjid

SMPN 1 Rangkas Bitung, Europice School

Gara-gara kata Europice School dan Cagar Budaya, jadi cari-cari info dan ketemu ini πŸ™‚

Bagian dalam sekolah yang tidak boleh dirubah dan menjadi cagar budaya πŸ™‚

Luasnya si halaman sekolah πŸ™‚ Jadi teringat halaman sekolah SD, SMP, dan SMU saya yang cuma sepetak πŸ˜€

Tempat kami makan siang πŸ™‚

Menu pilihan kami, soto kikil yang mantap rasanya πŸ™‚

Minumannya πŸ™‚

Beli oleh oleh di toko yang ada di seberang rumah makan Ramayana πŸ™‚ Dan Bapak penjualnya yang berasal dari Bireun Aceh berbaik hati ngasih kami tambahan oleh-oleh gratis setelah tahu saya juga berasal dari Aceh πŸ˜€

Foto di depan toko dengan si pemilik toko yang sayangnya lagi gak sadar kamera πŸ˜€

Alun-alun di senja hari πŸ™‚

See u again, Rangkas Bitung πŸ™‚

Note : Semua foto *Kecuali foto terakhir yang dari HP saya :D* berasal dari kamera Teh Wiwi πŸ™‚ Thank you Teteh untuk foto-fotonya :* :*

 

 

Advertisements

Edisi akhir pekan :D #Ceritafoto

Hari Sabtu dan Minggu yang lalu, saya mengunjungi tempat-tempat baru yang belum pernah saya kunjungi sebelumnya. Dan berikut adalah beberapa foto yang saya ambil untuk mengabadikan tempat tempat tersebut πŸ™‚

Perpustakaan Nasional

Tujuan pertama di hari Sabtu lalu adalah mengunjungi Perpustakaan Nasional karena ajakan teman saya yang dulu juga pernah ngajakin saya ke Monas πŸ™‚ *Waw, ternyata itu sudah dua tahun yang lalu ya :-)* Teteh yang satu ini emang suka mengeksplorasi tempat-tempat baru, dan saya mah suka diajak jalan-jalan…Jadi klop deh πŸ˜€ Pas zaman kuliah, saya sih sering dengar nama Perpustakaan Nasional, dan menurut keterangan Teteh (Dan info dari aplikasi Gojek :D), bahwa Perpustakaan Nasional itu ada 2, satu di Salemba, dan satu lagi di Jln. Medan Merdeka Selatan yang kemarin kami kunjungi tersebut. Tambahan info lagi bahwa gedung yang di Medan Merdeka Selatan ini baru selesai direnovasi dan diresmikan tgl. 14 September lalu oleh Bpk. Presiden Jokowi πŸ™‚Β Dan menurut keterangan petugas Perpusnya, sekarang sedang tahap pemindahan buku-buku dari Perpus Salemba ke Medan Merdeka, dan kalau sudah selesai perpus Salemba akan ditutup.

Teman jalan-jalan hari ini πŸ˜€

Rak buku yang kata teman saya kayak rak buku Beauty and The Beast πŸ™‚

Baca judulnya jadi ingat perpustakaan kampus saya dulu πŸ˜€

Loker πŸ™‚

Ruangan di lantai 1

Mushalla

Saya dan Najwa πŸ™‚ Hei, we have the same dress code color πŸ˜€

Kutipan Presiden 1

Kutipan Presiden 2

Kutipan Presiden 3

Akhirnya daftar jadi anggota πŸ˜€

Penutup hari Sabtu, makan sushi sama teman Soulmate Kahitna yang mau ke Jepang πŸ˜€

Jalan-jalan antar Stasiun πŸ˜€

Hari Minggunya, saya janjian sama teman blogger dan mantan tetangga yang satu ini demi memenuhi janji ngopi-ngopi cantik di daerah Bintaro (Yang akhirnya jadi acara makan siang di kafe :D). Untuk ketemuan sama teman ini, saya naik kereta dari Stasiun Palmerah yang belum pernah saya datangi sebelumnya. Dan pas cerita sama teman saya, sikiky ini, kalau teman saya pernah naik kereta ke Rangkas Bitung, secara spontan dia pun ngajakin saya untuk naik kereta ke sana πŸ˜€

Pertama kali nyobain mesin ini πŸ™‚

Turun di Stasiun Jurang Mangu dan ternyata tepat di depannya adalah mal ini πŸ™‚ Hm, kayaknya seru juga kalo sekali kali naik kereta ke mal πŸ˜€

Tiba-tiba nyampe di sini πŸ™‚

Numpang ngecaharge sambil nunggu kereta ke Rangkas Bitung πŸ™‚

Di Rangkas Bitung cuma sempat keluar gak jauh dari stasiun dan foto vihara ini doang karena udah kesorean πŸ˜€

Akhir pekan yang menyenangkan πŸ™‚ Thank you Teh Wiwi yang selalu ngajakin ke tempat-tempat baru, dan thank you Ky untuk kespontanitasannya ngajak ke Rangkas Bitung πŸ˜€

 

Movie, movie, and movie :-)

Saya adalah salah seorang penggemar film Indonesia yang ceritanya mengambil setting kehidupan di luar negeri. Dan kebetulan di bulan Desember ini, ada 3 film yang mengambilΒ  setting kehidupan di luar negeri. Dan saya pun membuat janji kepada diri sendiri untuk melakukan movie marathon untuk menonton film-film tersebut. Dan alhamdulillah, kemarin saya pun berhasil memenuhi janji kepada diri saya sendiri tersebut πŸ™‚

And here comes the movies I watched in the movie marathon ala me πŸ˜€

The first one :

Buat saya tentu saja nonton film ini bikin saya tambah bangga jadi seorang muslim dan jadi bikin teringat pengalaman saya dan jilbab saya ketika berkunjung ke luar negeri. Dari waktu pertama kali pergi ke Singapura, terus pas mau beli nasi hainam yang saya kira halal, ditegur sama seseorang yang mengatakan bahwa si nasi hainam tidak halalΒ  dan beliau nunjukin saya tempat makan halal karena beliau melihat saya pakai hijab dan merasa berkewajiban sebagai seorang muslim untuk memberitahukan saya tempat makan yang halal πŸ™‚ Sampai yang terakhir, pas bulan kemarin ke Jepang, saat berkunjung ke Jepang ada rombongan kakek nenek yang beberapa kali minta foto saya dan teman-teman (Yang kebetulan semuanya berhijab) karena mereka tertarik sama hijab kami dan bilang hijabnya cantik πŸ™‚ Arigatou ^o^

20151219_143038

Teman nonton saya, Bunda <3<3<3

The second movie :

 

Dan film yang ketiga :

Untuk dua film di atas, baru saja saya nonton kemarin sore sama salah seorang ponakan tercinta saya.

IMG-20151224-WA0014

Niece and me <3<3<3

Kalau habis nonton “Bulan Terbelah di Langit Amerika” saya ngepoin IG para pemain di film tersebut (Khususnya karena ternyata status IG saya pas nonton film tersebut dikomen sama pemeran Philipus Brown :D), maka habis nonton “Negeri Van Oranje” dan “Sunshine Becomes You”, saya juga jadi ngepoin IG para pemeran filmnya akibat si ponakan bilang bahwa pemeran Lintang di “Negeri Van Oranje” adalah pacar si pemeran Alex Hirano di “Sunshine Becomes You” πŸ˜€ #kepomodeon πŸ™‚

Sepanjang menonton kedua film ini, saya dan ponakan gak henti-hentinya tertawa-tawa dan saling “berekspresi”, plus main-main tebakan alur cerita πŸ˜€ It was a very fun movie marathon experience with my niece and I’ll promise her that someday we will do it again πŸ™‚

Hm, berikutnya mau nonton apalagi ya? πŸ˜€

Sabtu minggu lalu….

Walah, sudah hari Minggu lagi aja nih…niat posting cerita jalan-jalan Sabtu minggu lalu belum sempat diposting karena dikalahkan oleh rasa malas πŸ™‚ dan sebelum cerita minggu lalu menjadi terlalu basi, mau cerita tentang kegiatan jalan-jalan di Sabtu minggu lalu πŸ˜€

Seperti sudah diceritakan di sini, saya dan teman saya sudah dari beberapa waktu lalu ingin naik ke puncak tugu Monas. Tetapi, karena pada kunjungan saat itu, kami sudah menyerah duluan kepada antrian yang sangat panjang, niat kami pun terpaksa diurungkan lagi untuk sementara waktu πŸ™‚

Gak pantang menyerah, sang teman kembali ngajakin saya untuk mencoba naik lagi ke atas tugu Monas tersebut pada hari Sabtu lalu. Dan selain naik ke tugu Monas, kami pun berencana untuk mengunjungi Istana Presiden, Museum Nasional, dan Balai Kota Jakarta.

Demi menghindari antrian yang panjang, saya dan teman pun janjian jam 07.30 dan langsung nunggu untuk mengantri beli tiket. Alhamdulillah, kami menjadi salah satu yang pertama yang berhasil naik ke atas tugu Monas pada hari itu πŸ˜€

Hallo dari puncak Monas :-)

Hallo dari puncak Monas πŸ™‚

Hello from both of us :D

Hello from both of us πŸ˜€

Pose di cawan Monas

Pose di cawan Monas

Selfie time :D

Selfie time πŸ˜€

Setelah puas berfoto-foto di atas tugu, kami pun turun ke lantai di bawahnya atau yang disebut dengan “Cawan”. Di sini pun kami puas berwefie ria, sambil beristirahat dan makan makanan ringan yang dibawa oleh sang teman πŸ™‚

Setelah selesai menikmati Monas, kami pun beranjak ke tujuan kami berikutnya yaitu Istana Presiden. Tujuan kami mengunjungi Istana Presiden adalah untuk ikut program Istura alias Istana Untuk Rakyat yang menurut berita ini mulai dilaksanakan sejak September 2013. Bahkan teman saya sudah sengaja mempersiapkan dress code dan mengirimkan protap kunjungan ke Istana ini kepada saya πŸ˜€ Namun, ternyata pas ditanyakan kepada pihak penjaga di pintu masuk Istana, program Istura ini sudah ditiadakan sejak setahun lalu…Hik..hik…kecewa banget sebenarnya *Apalagi sudah pakai dress code biar kelihatan keren pas difoto :D*…But, the show must go on dong ah πŸ™‚ Kami pun beranjak lagi ke tujuan berikutnya, yaitu Museum Nasional πŸ™‚

Kalau kunjungan ke Museum Nasional ini, diikarenakan karena ada acara ini yang diselenggarakan dari tgl. 18~25 Oktober yang lalu. Setelah puas berkeliling dan foto-foto di museum ini, kami pun beranjak ke tujuan terakhir kami hari itu, yaitu Balai Kota Jakarta πŸ™‚ Kalau pada saat pergi ke Istana Presiden dan Museum Nasional dari Monas kami hanya berjalan kaki saja, kali ini kami pun memutuskan untuk naik bis wisata aka city tour bus Jakarta yang gratis itu πŸ˜€ Sesampainya di Balai Kota, kami harus menunggu sampai jam 13.00 untuk bisa masuk ke dalam Balai Kota tersebut. Pas jam 13.00, Balai Kota pun siap untuk dikunjungi dan ada beberapa pemandu wisata yang akan menemani kita dan menjelaskan tentang isi dari Balai Kota tersebut.

CIMG2125

Memasuki Museum Nasional...

Memasuki Museum Nasional…

Waktunya mendongeng :-)

Waktunya mendongeng πŸ™‚

Dengan orang Papua yang diimpor langsung dari sana :-)

Dengan orang Papua yang diimpor langsung dari sana πŸ™‚

CIMG2172CIMG2181CIMG2179CIMG2178

Tujuan terakhir, Balai Kota :-)

Tujuan terakhir, Balai Kota πŸ™‚

Mendengarkan penjelasan pemandu sebelum masuk :-)

Mendengarkan penjelasan pemandu sebelum masuk πŸ™‚

Salah satu koleksi Balai Kota, Qur'an mushaf Jakarta..

Salah satu koleksi Balai Kota, Qur’an mushaf Jakarta..

Diantara 2 Ahok :D

Diantara 2 Ahok πŸ˜€

Gubernur dan Wakil Gubernur wanna be :D

Gubernur dan Wakil Gubernur wanna be πŸ˜€

Tambahan info, setiap hari Sabtu ternyata ada pemutaran film (Indonesia) gratis di Balai Kota lho. Mulainya dari jam 13.00 πŸ™‚ Dan pada waktu kami berkunjung ke sana, film yang lagi diputar adalah film Cinta Brontosurus.

Hm, karena udah keseringan tiap akhir pekan kumpul dan jalan-jalannya ke mal aja, jadi kalau jalan jalan ke tempat tempat gini buat saya jadi suatu pengalaman baru dan menarik nih. Apalagi biayanya juga murah meriah lho πŸ˜€ Jadi makin cinta deh sama Jakarta…I ❀ Jakarta….

Antara Monas dan Kemang :-)

Judul tersebut di atas adalah tujuan jalan jalan saya pada hari Minggu kemarin.

Untuk yang ke Monas, memang sudah saya rencanakan dengan teman saya sejak beberapa waktu lalu. Kalau teman saya sih, memang dia berniat untuk mengeksplor Monas, naik ke tugunya, dan melihat isi dan mengetahui lebih dalam tentang sejarah Monas tersebut. Sedangkan saya sih niat awalnya cuma ingin naik ke tugunya, karena terakhir kali naik ke sana adalah pada saat saya masih kecil (Sekitar TK atau SD kelas 1) πŸ˜€

Sedangkan kalau ke Kemang, ini adalah ajakan tiba-tiba dari tante saya (Yang hanya setahun lebih tua dari saya πŸ˜€ *Informasi gak penting*) dan sedang magang kerja di Jakarta untuk kebutuhan pembuatan tesisnya πŸ˜€ Alasan si Tante pengen ke Kemang sih katanya karena pengen ketemu artis..ha..ha πŸ™‚ Suatu alasan yang sungguh bikin saya ketawa ngakak di depan beliau *Maaf ya, Cek Ira :D*Β  Sebenarnya sih si Tante ngajakin pas hari Sabtunya. Cuma karena saya ada urusan yang harus dikerjakan dan selain itu saya juga bingung mau ngajak si Tante kemana di Kemang (Secara saya gaulnya di daerah Jakbar dan kalau pun ke Selatan paling jauh ya cuma ke Citos gitu deh :D), saya pun mengajak beliau untuk nginap di rumah karena kebetulan malam itu ada adik saya beserta istri dan anaknya yang nginap di rumah dan dengan niat siapa tahu si adik mau diajak gaul ke Kemang di malam Minggu. Namun, harapan tinggallah harapan karena pas saya ngomong ke adik saya tersebut, komen dia adalah : Waduh, nyerah deh kak Icut kalo ke Kemang…Gak tahan macetnya πŸ˜€ Akhirnya, saya pun mengajak tante saya untuk mengunjungi salah satu mal dekat rumah saya yang menurut info dari adik saya sedang ada acara “Food truck” di dalamnya. Sambil tetap mikir gmn caranya mewujudkan impian si Tante yang sepertinya agak kecewa dan masihΒ  tetap berkeinginan untuk pergi ke Kemang πŸ˜€

The food truck :D

The food truck πŸ˜€

Dan tibalah hari Minggu kemarin…Bangun bangun dalam keadaan mati lampu yang berlangsung sejak tengah malam dan sedikit panik pas menghubungi teman saya yang mau janjian di Monas karena dia bilang dia akan siap di Monas sekitar jam 7-an karena niat awal mau naik ke atas tugu Monas dan biar gak terlalu ngantri *Dan saya pikir bisa gak perlu ngantri panjang untuk naik ke atas berdasarkan pengalaman waktu saya kecil dulu :D*. Sedangkan saat itu waktu sudah menunjukkan pkl. 6 kurang, dan saya belum ngapa-ngapain πŸ˜€ Akhirnya saya dan tante pun bergegas bersiap-siap dan meninggalkan rumah tanpa sarapan sekitar pkl. 7 πŸ™‚

Sesampainya di Monas dan bertemu dengan teman saya tersebut, kami pun menyempatkan diri untuk mencari sarapan dulu secara saya dan si Tante udah kelaparan banget dan gak kuat kalau harus ngantri naik ke tugu Monas tanpa sarapan πŸ˜€ Akhirnya setelah terpuaskan dengan dua porsi nasi kambing untuk saya dan Tante, kami pun beranjak untuk bersiap naik ke atas tugu πŸ™‚

Teman jalan jalan saya :-)

Teman jalan jalan saya πŸ™‚

Tapi setelah melihat panjangnya antrian yang ingin naik ke tugu, kami pun memutuskan untuk menyerah dan hanya berkeliling saja di area Monas tersebut dari bagian Selatan, Utara, Timur, dan Barat. Dan ternyata lumayan bikin kaki capek, badan kepanasan, dan tenggorokan kehausan πŸ˜€ *Ya iyalah :-)* Tetapi, kami sangat senang karena bisa berkeliling sampai ke bagian bagian Monas yang belum pernah saya (dan teman saya serta tante saya) lihat sebelumnya. Plus ada juga patung-patung yang belum pernah kami lihat sebelumnya. Seperti patung R.A. Kartini, patung Chairil Anwar, dan patung Pangeran Diponegoro πŸ™‚ Informasi mengenai patung-patung ini kayaknya bisa dicari di si Mbah Google deh πŸ™‚ Maaf ya krn saya juga belum cari cari info lagi, cuma baca dari kicauan Path punya si teman aja πŸ˜€

Setelah puas berkeliling, kami pun memutuskan untuk masuk ke bagian bawah tugu Monasnya. Setelah mempertimbangkan antara mau beli tiket masuk museum plus naik ke tugunya, atau cuma beli tiket masuk museumnya aja. Akhirnya, kami pun memutuskan untuk membeli tiket masuk museumnya aja mengingat panjangnya antrian plus ternyata memang tiket untuk naik ke atasnya udah habis πŸ™‚

Pose depan Monas sebelum masuk ke museum...

Pose depan tugu Monas sebelum masuk ke museum…

Di depan kepanjangan MONAS :-)

Di depan kepanjangan MONAS πŸ™‚

Setelah puas berkeliling di dalam (Atau mungkin lebih tepatnya di bawah) tugu Monas, kami pun memutuskan untuk pulang. Tapi, ternyata si Tante masih pengen banget jalan ke Kemang dan saya pun masih bingung mau ngajak si Tante ke bagian mananya Kemang πŸ˜€ Dan secara tiba-tiba, si Tante ngucapin kata Kemang Village yang pernah saya dengar sebelumnya dan menurut teman saya itu adalah sebuah mal yang dikelilingi oleh apartemen πŸ˜€ OKlah kalau begitu, mari capcus ke sana. Dan kami pun memutuskan untuk naik taksi ke sana…Saya dan tante pun berpisah dengan teman saya yang memutuskan untuk langsung pulang…

Dan pas naik taksi, ternyata sang supir taksi cuma tahu mal yang bernama Lippo Kemang aja πŸ˜€ Dan sang tante beserta saya pun dengan sok PD-nya bilang iya kayaknya itu deh malnya, Pak πŸ˜€ Sempat beberapa kali nanya ke orang orang di jalan dengan kata kunci “Kemang Village”, tetapi semua mengarah ke Lippo Kemang ini πŸ™‚ Lalu kami pun diturunkan di depan sebuah universitas bertaraf internasional yang terletak bersebelahan dengan mal tersebut πŸ™‚ Karena kami masih penasaran, akhirnya kami pun bertanya ke bagian informasi daerah mana yang disebut dengan “Kemang Village” *Harap maklum karena saya anak Barat yang jarang sekali bergaul ke mal di Selatan :D* Walah, ternyata yang disebut Kemang Village itu adalah area yang melingkupi si mal, apartemen, dan si universitas tempat kami turun tadi..gitu toh…Makasih penjelasannya ya, Pak πŸ™‚

Lalu kami pun berkeliling untuk mencari tempat makan siang..Pas lagi nyari-nyari tempat makan siang, ternyata ada suatu keramaian yang sedang berlangsung di bagian luar mal. Ternyata sedang berlangsung acara “Shave for Hope” πŸ™‚ Saya sih pernah dengar tentang acara ini di TV, tapi gak mendengarkan tentang kapan acara ini dilaksanakan πŸ™‚ Walah, syukur banget keinginan si Tante untuk ketemu artis bisa terwujud. Saya dan tante bisa ketemu Indra Bekti, Edi Brokoli, dan Tora Sudiro. Sayangnya, si tante cuma ngeh sama Tora Sudiro tuh…Sedangkan untuk artis yang lain, habis saya jelasin siapa nama si artis, barulah si tante ngeh πŸ˜€

Shave for Hope

Shave for Hope

Setelah si Tante puas bisa lihat artis (Sayang si Tante gak mau foto ma mereka :D), kami pun beranjak untuk makan siang di Killiney Kopitiam. Dan karena di sebelah resto ini, ada resto yang menyajikan kopi Vietnam, Mon Viet, si tante pun ngajak saya untuk ngopi-ngopi lagi di sana dengan harapan siapa tahu bisa melangkahkan kaki di Vietnam…Aamiin…Tom Yamnya segar banget, dan kopinya juga enak banget (Kalau kata si tante sih bilang rasanya persis kayak kopi Ulee Kareng, kopi terkenal dari kampung halaman kami, Aceh). Thank you aunty for the treat πŸ˜€ Happy tummy, happy me πŸ˜€

The food for lunch :D

The food for lunch πŸ˜€

The drink for lunch...Mohon abaikan muka si model :D

The drink for lunch…Mohon abaikan muka si model πŸ˜€

Our coffee, Ca phe sua (Hot white coffee) & Ca phe sua da (Ice white coffee)...Dua-duanya masih dikasih saringan kopi dan yang dingin belum dikasih es...

Our coffee, Ca phe sua (Hot white coffee) & Ca phe sua da (Ice white coffee)…Dua-duanya masih dikasih saringan kopi dan yang dingin belum dikasih es…

Ca phe sua da setelah diberi es :-)

Ca phe sua da setelah diberi es πŸ™‚

Setelah puas makan dan ngopi-ngopi, kami pun memutuskan untuk pulang. Namun sebelum pulang, kami memutuskan untuk melihat ke panggung Shave for Hope sekali lagi. Kali ini kami ngeliat Rio Febrian. Dan seperti sebelumnya, si tante pun tetap gak ngeh nama si artis kalau gak saya sebutin..hi..hi πŸ˜€

Dan demikianlah petualangan kami dari Monas ke Kemang berakhir dengan bahagia. Saya bahagia karena bisa jalan jalan sambil belajar sejarah, bisa ngenalin tante ke teman saya dan alhamdulillah mereka cucokkk, bisa mewujudkan keinginan tante, dan ditraktir makan πŸ™‚ Dan tante pun senang karena keinginannya terwujud…Alhamdulillah πŸ™‚

Akhir pekan lalu….

Sabtu kemarin akhirnya bisa juga gue ngerasain yang namanya kopdar blogger πŸ™‚ Thanks to Mbak Imel, seorang blogger Indonesia yang tinggal di Jepang πŸ˜€ Di kopdar ini, blogger-blogger yang berhasil gue temui selain Mbak Imel antara lain : Mas NhHer, ibu Enny, Mas Farijs, dan Eka πŸ™‚ Jujur, sebenarnya blogger yang selalu saya baca blognya sih cuma punya Mbak Imel πŸ˜€ Tapi, mulai sekarang insya Allah bakal baca satu persatu deh isi blog dari blogger-2 lain yang gue sebutin di atas πŸ™‚

We are bloggers :-)

We are bloggers πŸ™‚

Mbak Imel and Me :-)

Mbak Imel and Me πŸ™‚

Hari Minggunya, berkat ide dari Teh Wie dan Uci, teman-teman Soulmate yang pergi ke Jepang bersama gue di bulan April lalu dan terinspirasi untuk berpiknik di Jakarta setelah merasakan piknik hanami di Jepang, kami pun mengunjungi Monas untuk berpiknik di sana πŸ˜€ Sayangnya, akhirnya Uci malah gak bisa dateng karena ada urusan keluarga…Dan yang piknik pun akhirnya cuma gue ber3, yaitu Teh Wie, Mbak Yulia, dan gue πŸ™‚ Setelah 35 tahun jadi warga Jakarta tercinta, akhirnya gue pun bisa merasakan piknik seperti yang dulu gue sering baca waktu kecil dulu di komikΒ  “5 Sekawan” πŸ˜€

Sedikit olahraga badan sebelum olahraga mulut :D

Sedikit olahraga badan sebelum olahraga mulut πŸ˜€

Perbekalan untuk olahraga mulut :D

Perbekalan untuk olahraga mulut πŸ˜€

Partisipan piknik...Selfie di tengah jalan beberapa saat sebelum CFD berakhir :-)

Partisipan piknik…Selfie di tengah jalan beberapa saat sebelum CFD berakhir πŸ™‚

Semoga bisa bertemu dengan para blogger dan piknik lagi di waktu yang lain πŸ™‚

Bukber with 6597 :-)

Kemarin malam akhirnya bisa juga kumpul-kumpul sama teman-teman SMU dulu πŸ™‚ Sebenarnya waktu SMU dulu, gue termasuk orang yang punya teman sedikit, pemalu, pendiam, jarang ngobrol, gak begitu gaul, tapi lumayan cukup dikenal lah di angkatan gue πŸ™‚ *GR dot com :D* Pas wacana bukber ini mulai digaungkan di group WA teman-teman SMU gue, gue mulai tergoda untuk ikutan datang πŸ™‚ Tetapi masih belum komen mau datang atau gak. Tapi, pas di group WA itu, Della, salah satu teman SMU dan juga teman blogger gue, nyebut nama gue, akhirnya gue pun memastikan untuk datang ke acara bukber ini.

Sebenarnnya, teman-teman yang lain sering ngadain kumpul-kumpul juga sih, tapi biasanya yang datang cuma sedikit doang. Nah, alhamdulillah kemarin setelah 17 tahun berpisah, kita bisa juga kumpul dalam jumlah yang cukup banyak. Mungkin sekitar 30 orangan πŸ™‚ Senangnya bisa ketemu dan kumpul lagi sama mereka πŸ™‚ Hope to see u again in our high school reunion party in the near future πŸ™‚

We are "6597"

We are “6597”