Makan Ramen sambil Lesehan di Honolu Ebisu

Bisa jadi referensi buat penggemar ramen dan cari ramen halal di Tokyo..Dan buat aku pribadi, bisa dimasukin ke list tempat makan yang harus dikunjungi untuk kunjungan ke Jepang berikutnya nih..Aamiin, insyaa Allah πŸ™‚ #Semangatnabung ya, Nong πŸ˜€

Tukang Makan - Tukang Jalanγƒ»ι£Ÿγ„γ—γ‚“εŠγƒ»γ‚Ώγƒ“ε₯½γ

*daaaan saya baru sadar bahwasanya setelah sekian lama ternyata saya belum pernah bikin review ramen halal di blog ini! Kebanyakan posting restoran yakiniku kayaknya πŸ˜€

Maka dari itu, marilah kita mulai dari restoran ramen paling baru yang saya datangi, Honolu Ramen di Ebisu!

dscf9806 Pintu masuk Honolu Ebisu

dscf9799 Nomnomnom!

Cabang utama Honolu Ramen sendiri sebetulnya berlokasi di Osaka, dan baru mulai menyajikan menu halal di cabang Nihonbashi di Tokyo, pada akhir November tahun lalu, tepatnya tanggal 24 November 2016. Sekitar satu bulan setelahnya (6 Januari 2017), menu ramen halal juga mulai tersedia di Honolu cabang di Ebisu.

Kuah ramen di Honolu ini katanya dibuat dengan base kaldu ayam dan kita bisa memilih berbagai jenis ramen mulai dari Rich Chicken Soy Sauce atau β€œle-Paitan” yang lumayan berasa kenceng saos shoyu (aka kecap asin khas Jepang)-nya, Rich chicken flavour, Spicy Ramen, Corriander Ramen, dll!

Saat melipir ke Honolu Ebisu beberapa waktu…

View original post 457 more words

This entry was posted on February 17, 2017. 5 Comments

Dari Jakarta ke Magetan dengan <3

Sebelum memulai tulisan pertama di tahun 2017 ini, walaupun terlambat saya ingin mengucapkan “Selamat Tahun Baru 2017” untuk semua yang membaca tulisan saya ini πŸ™‚ Semoga tahun 2017 ini membawa kebahagiaan, kesuksesan, dan kesehatan selalu untuk kita semua.

Di akhir pekan pertama di tahun 2017 kemarin, saya dan beberapa teman Soulmate (Aka penggemar KAHITNA) berkesempatan untuk berkunjung ke Magetan untuk menghadiri acara pernikahan salah satu rekan Soulmate, Pipow dan Mas Becky πŸ™‚ Rute yang ditempuh adalah Jakarta-Solo-Magetan-Madiun-Magetan-Solo-Jakarta. Dan berikut adalah beberapa foto yang bisa saya abadikan dari HP saya πŸ™‚

20170106_153620

Kunjungan dan foto pertama di Solo πŸ™‚

20170109_143543

Pemberhentian pertama untuk makan siang πŸ™‚

20170106_162316-2

Bagian dalam I

20170106_162306

Bagian dalam 2

20170106_163155

Apa pun makanannya, minumannya tetap es teh manis πŸ˜€

20170107_070333

Nginapnya di sini πŸ™‚

20170107_091046

Tapi pakai mobil dari hotel lain πŸ˜€ *Thanks, Amik :**

img-20170106-wa0009

Akad nikah πŸ™‚

img-20170106-wa0010

Sang pasangan yang berbahagia πŸ™‚

img-20170107-wa0000

Para tamu dari Jakarta dengan sang pasangan berbahagia πŸ™‚

20170107_062304

Waktunya sarapan πŸ™‚

20170107_062257

Masih waktunya sarapan πŸ˜€

20170107_090635

Sebelum meninggalkan hotel πŸ™‚

20170107_092324

Mampir ke toko oleh-oleh sebelum ke gedung resepsi πŸ™‚

20170107_102600

Alun-alun Magetan

17bfbc8868c28fc53d81928f34f82d81

Pose di pelaminan πŸ™‚

20170107_152914

Makan siang terakhir saya di Solo : Mie bakso babat dan es leci @Restoran Adem Ayem

20170107_152552

Pilihan makan siang teman saya, nasi gudeg yang ternyata weeeenaaaakkk tenan..Nyesel juga kenapa gak pilih menu ini ya 😦

20170107_161832

Foto terakhir sebelum saya meninggalkan Solo πŸ™‚

Selamat buat Pipow dan Mas Becky, semoga menjadi keluarga yang samawa πŸ™‚

Kalau perjalanan ini tagarnya adalah #Magetan2017, dan dari pembicaraan dengan teman-teman kemarin semoga bakal ada #Jogja2018 ataupun #Bandung2018 atau mungkin #Tokyo2018 πŸ˜€ Di mana pun itu, semoga bisa kembali jalan-jalan dengan rekan-rekan Soulmate yang seru dan mengasyikkan ini..Aamiin…

 

Dilema pagi ini : Antara ojek online dan angkot :D

Sudah beberapa bulan ini setiap pagi saya selalu berangkat kerja dengan menggunakan salah satu layanan ojek online πŸ™‚ Awalnya sih senang banget pas naik ojek online ini, karena selain harganya murah dan hampir sama dengan biaya naik angkot, saya pun bisa lebih santai dan lebih siang berangkat dari rumah, plus lagi saya gak perlu diturunin dari angkot kalau jalanan macet dan angkotnya gak bisa jalan πŸ˜€ Setelah sebulan naik ojek online tersebut, eh tahu-tahu ongkos untuk jam padatnya naik dan sudah sedikit lebih mahal dari ongkos naik angkot. Tapi saya, gak masalah karena masih masuk dalam budget saya πŸ™‚ Minggu lalu, ternyata si ojek online ini menaikkan lagi harga pada jam padatnya, menjadi dua kali lipat ongkos angkot, yang bikin saya memutuskan untuk menggunakan sistem pembayaran online biar bisa dapat diskon 50% dan masih bisa masuk budgetΒ  *gadisirit* πŸ˜€ Tapi, ternyata minggu ini si harga dinaikkan lagi dan buat saya jadi dilema. Hmm, apa mungkin ini pengaruh dari demo para driver ojek online tersebut beberapa waktu lalu ya?

Selain masalah ongkosnya, yang bikin saya tambah dilema, para driver ojek online ini juga kebanyakan harus kita telepon dulu untuk konfirmasi penjemputan. Dan keluhan ini juga sering saya dengar sih dari para pengguna ojek online lainnya 😦

Jadi, sepertinya mulai hari ini saya harus mulai memikirkan kombinasi yang tepat dan praktis nih antara ojek online dan angkot yang bisa sesuai dengan budget saya dan gak bikin malas naik angkot demi tujuan penghematan πŸ™‚

Ada yang mengalami dilema seperti saya?

Target Hidup

screenshot_2016-10-26-19-39-04

Tadi malam pas ngecek time line twitter saya, ketemu kutipan ini yang menurut saya ngena banget di saya πŸ™‚ Dan jujur, pemikiran seperti kutipan di atas kadang bisa bikin saya gak bisa tidur sampai tengah malam lho *Dan berakhir dengan saya nonton Jdorama deh :D* *Ending yang gak memberikan penyelesaian :D* *Cuma bikin saya tambah pengen tinggal di Jepang :D* *Tolong diaminin ya, pembaca :-)*

*Demikianlah posting yang gak penting hari ini yang dipersembahkan oleh kutipan dari Twitter πŸ™‚ Sekian dan terima kasih πŸ˜€

 

My random thought :-)

My random thought now :

  1. Want to go jogging this weekend because I think I already very overweight 😦
  2. Thank you my students for making me always want to study more and more πŸ™‚
  3. Want to go home soon because the Amazing Race Asia Season 5 will be premier tonight at 8 pm and I think the location is in Indonesia *See from the sponsor* *I love Indonesia* πŸ™‚
  4. Want to go to Bogor and buy Pia apple pie (I’ve been craving for this pie since sometimes ago :D)

What is your random thought now?

Another gift :-)

Hari Kamis minggu lalu adalah hari terakhir bekerja dari teman saya yang pernah saya ceritain di sini πŸ™‚ *BTW, kisah jadiannya berakhir indah dan alhamdulillah berlanjut sampai ke pelaminan, saudara-saudara :-)*. Dan pada saat pamitan ke departemen saya, ternyata dia juga sekaligus ngasih kado perpisahan buat saya dan rekan-rekan wanitanya #khususwanita πŸ™‚ Dan buat saya, hadiahnya adalah :

20160825_163011

20160825_163104

The pink hijab <3<3<3

Aaa, terharu saya nerima hadiah ini…Apalagi sepertinya sang teman juga tahu kalau merah jambu adalah warna kesukaanku *Hey, it`s rhyme :-)* Dan hadiah ini juga mengingatkan saya bahwa saya juga pernah menerima hadiah jilbab sebagai hadiah perpisahan dari teman saya yang lain πŸ™‚ Thank you, dear E dan A <3<3<3

Dan buat A, good luck ya buat skripsinya, semoga segera selesai, dan kita bisa ketemuan di Tokyo suatu hari nanti…Aamiin πŸ™‚

20160825_162738

A san dan PPD Dept. πŸ™‚

8 Kali Festival Kembang Api di Jepang

Sebenarnya sampai saat ini, cita-cita saya yang belum kesampaian saat pergi ke Jepang adalah naik shinkansen dan melihat salju. Tapi pas baca posting ini, lalu kemudian teringat beberapa saat lalu saya juga melihat foto cowok Jepang favorit saya dan pacarnya yang menggunakan yukata (Atau kimono ya? :D) untuk pergi ke salah satu acara festival kembang api di Tokyo, saya pun jadi nambahin wish list untuk melihat salah satu festival kembang api yang ada di Jepang kalau berkunjung lagi ke sana πŸ™‚ Semoga bisa kesampaian…Mohon amiinnnya ya πŸ™‚

Tukang Makan - Tukang Jalanγƒ»ι£Ÿγ„γ—γ‚“εŠγƒ»γ‚Ώγƒ“ε₯½γ

Iya, saya memang suka angka 8, jadi postingan ini sengaja dibikin di tahun ke-8 saya tinggal di Jepang setelah 8 kali nonton festival kembang api πŸ˜€

………………………………………………………………………………………….

Musim panas di Jepang bagi saya (dan mungkin bagi kebanyakan orang) identik dengan adanya berbagai natsumatsuri (festival musim panas), kakigori (aka es serut), ladang-ladang yang dipenuhi bermacam bunga seperti himawari (bunga matahari), lavender, iris, dan berbagai jenis bunga cakep lainya, serta tentunya yang tak boleh ketinggalan disebutkan adalah ratusan (dan bahkan katanya ada lebih dari 1000 lho!) hanabi taikai, atau festival kembang api, yang diadakan di seluruh penjuru Jepang!

Salah satu situs andalan yang sering saya jadikan acuan adalah Hanabi Walkerplus di mana kita bisa memilih mau mencari festival kembang api berdasarkan tanggal atau daerah tertentu, dan kita bisa memeriksa jumlah kembang api yang akan diledakkan di festival itu. Sayangnya sebagian besar informasi di situs ini hanya tersedia dalam bahasa Jepang.

View original post 1,144 more words

This entry was posted on August 12, 2016. 10 Comments