Samba Lado, Samba Balado dan Perbedaannya

Karena saya sebagai orang keturunan Aceh dan sering menggunakan istilah “samba(l) lado” ataupun “Balado” di rumah, dan ditambah saya adalah penggemar berat masakan Padang, ulasan Firsty tentang perbedaan keduanya ini menarik banget buat saya. Yang tertarik juga, silakan lanjut dibaca πŸ™‚

Firsty Chrysant

Menurut khazanah kuliner padang (yang saya ketahui dan simpulkan), samba artinya adalah masakan lauk pauk dan sayuran pendamping nasi. Mau dimasaknya dengan cara digoreng, dibuat gulai, dibalado-in ataupun direbus disebutnya tetap disebut dengan samba. Makanya ada sebutan samba goreng ayam, samba gulai ayam, samba goreng ikan, samba dagiang, samba gulai daging, samba jariang alias jengkol, samba randang dan lain-lain.

Jadi kalau ada orang yang bilang, dia mau mayamba artinya orang dia mau membuat samba, entah itu mau buat gulai atau goreng-gorengan plus sayur. Yang jelas membuat lauk pauk dan sayuran. Jadi kalau ada yang bertanya, β€œmakan pakai samba apo?” artinya, makan pakai lauk pauk apa, lantas dijawab, β€œpakai samba randang, samba lauk alias ikan, samba dagiang alias daging, atau makan taruang ikan teri lado mudoβ€œ

Akan tetapi ada juga beberapa daerah yang membedakan arti samba ini. Ada yang menyebut samba ini dengan masakan yang bersifat makanan yang berjenis goreng-gorengan…

View original post 736 more words

Advertisements
This entry was posted on April 15, 2019. 4 Comments

33 Years of Musical Journey Hedi Yunus

Seperti mungkin para pembaca sudah tahu, sejak zaman ABG dulu saya sangat mengidolakan Hedi Yunus, seperti sudah saya ceritakan di posting yang iniΒ dan itu, πŸ™‚ Dan alhamdulillah, di tahun 2019 ini, idola saya tersebut genap memasuki 33 tahun dalam karirnya sebagai penyanyi. Dan untuk merayakannya , beliau mengadakan konser yang bertajuk “33 Years of Hedi Yunus Musical Journey”. Dan acara konser tersebut diadakan tepat pada hari ulang tahun saya, yaitu 15 Februari 2019 yang lalu di Balai Sarbini, Jakarta. Sebagai penggemarnya, pastinya saya bakal nonton dong konser tersebut. Apalagi konsernya diadakan pas tanggal ulang tahun saya yang cukup istimewa, jadi saya anggap konser ini adalah hadiah buat diri saya sendiri πŸ˜€

Yang pasti, buat saya dan penggemar-penggemar Kang Hedi yang lain, konser kang Hedi tersebut benar-benar spektakuler dan keren habis..Plus bikin galau buat saya sih πŸ˜€ A very good concert <3<3<3

Dan berikut adalah beberapa foto yang bisa saya abadikan di konser tersebut :

IMG-20190215-WA0031

Ready for the concert ❀❀❀

IMG-20190215-WA0046

We are #SoulmateKahitna and also #Team HY πŸ™‚

20190215_203910

20190215_204639

Kang Hedi jadi mayoret pas opening ngebawain lagu Suratku ❀❀❀ Sayang saya ga ngerekam ini karena udah terpukau penampilan kang Hedi <3<3<3 FYI, dulu waktu zaman SMA, Kang Hedi pernah jadi mayoret di drum band sekolahnya. Makanya, pas konser kemarin, beliau tampil jadi mayoret lagi πŸ˜€

IMG-20190215-WA0049

Bisa tebak ini lagi duet dgn siapa? πŸ˜€

20190215_223326

Album album Hedi Yunus ❀❀❀ Walaupun ngakunya fannya Akang, tapi jujur saya cuma punya 3 albumnya saja πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Dan beberapa video yang berhasil saya rekam ☺ Mohon maaf kalau ada suara backsound yang sember ya pembaca πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Buat kang Hedi, sukses selalu karirnya dan juga selalu rendah hati dan apa adanya sama para fansnya πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™

Life begins at 40

Saya yakin pembaca blog ini pasti sudah pernah dengar peribahasa yang saya jadikan judul posting kali ini sebelumnya, yang kalau diterjemahkan dalam bahasa Indonesia berarti “Hidup dimulai dari (Usia) 40 tahun”.

Entah kenapa sejak akhir tahun lalu, pepatah ini sering banget terngiang-ngiang di kepala saya. Penyebab utamanya mungkin karena tepat pada pertengahan bulan depan saya akan memasuki usia tersebut *iya, saya udah tua* *buka rahasia* *biarin aja 😁😁😁*, terus saya pun jadi mikir apa aja yang sudah saya lakukan selama 40 tahun hidup saya di dunia ini. Hm, kayaknya sih benar benar belum ada yang berarti sama sekali πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ baik dari segi duniawi, apalagi untuk kehidupan akhirat nanti hik..hik 😭😭😭😭

Terus kadang kadang, jadi mikir juga kira kira nanti ke depannya kehidupan saya bakal gmn ya? Apakah saya akan bertemu dgn jodoh saya yang saya harapkan adalah seorang lelaki Jepang muslim? #eeeaaa Apakah saya bisa mewujudkan mimpi saya untuk tinggal dan bekerja di Jepang suatu hari nanti? #teteup Dan hal-hal lain yang sebenarnya “receh” banget, tapi kadang buat saya ga bisa tidur di malam hari..

Tapi, bagaimanapun, saya semangat banget lho menyambut ultah saya yang ke 40 bulan depan, lebih semangat dibandingkan menyambut ultah ultah saya yang sebelumnya 😁😁 Dan saya cuma bisa berdoa semoga menjelang usia saya yang baru ini, saya diberi kesehatan, keberkahan, kebahagiaan, dan bisa menjadi orang yang bermanfaat buat keluarga saya dan orang orang lainnya πŸ™πŸ™πŸ™

Dan seperti judul lagu “Que sera sera” yang salah satu liriknya berbunyi “The future is not ours to see” dan seperti lagunya Ari Lasso, Misteri Ilahi, akhirnya yah memang kita cuma bisa ngejalanin hidup kita sebaik mungkin dan berusaha yang terbaik..After all, indeed life is a mistery, right?

Malang-Batu-Bromo Trip #photostory <3<3

Kalau biasanya saya selalu ngerencanain perjalanan jauh-jauh hari sebelumnya, tetapi untuk perjalanan Malang-Batu-Bromo kali ini, saya gak pakai mikir langsung bilang mau ikut pas dikasih tahu tentang rencana perjalanan ini sama salah seorang tante saya dan langsung kontak sepupu saya yang jadi trip organizernya πŸ˜€ Alhamdulillah, kesempatan untuk memberi tanda centang pada salah satu tempat impian saya di dalam negeri (Tinggal Padang nih yang masih belum terwujud :D) bisa terwujud di saat dan momen yang sangat tepat dan tanpa diduga-duga πŸ˜€ Rezeki memang gak ke mana πŸ™‚

Dan berikut biar foto-foto saja yang bercerita tentang serunya jalan-jalan saya bersama tiga orang tante, satu orang om, dan satu orang sepupu πŸ™‚

Hari pertama : 1 Desember 2018

20181201_064223

Rombongan siap memulai perjalanan πŸ˜€

20181201_102048

Tujuan pertama πŸ™‚

20181201_105412

Wefie sebelum makan bakso πŸ˜€

20181201_132200

Siap berpetualang πŸ™‚

20181201_135405

20181201_140606

20181201_140729

20181201_155305

20181201_154034

Happy cousin & me πŸ™‚

20181201_173455

foto pertama di Museum Angkut πŸ™‚

20181201_175017

Let’s fly with me πŸ˜€

20181201_175336

Nyobain gmn rasanya kencangnya angin tornado, tapi kok malah ketawa tawa, bukan ketakutan πŸ˜€

20181201_182906

Naik pesawat kepresidenan dan ketemu Pak Habibie πŸ™‚

20181201_182721

@ Ruang tamu pesawat kepresidenan

20181201_182553

@ Ruang makan pesawat kepresidenan

20181201_191721

A ride with cousin πŸ™‚

20181201_192309

Ala-ala Beatles πŸ˜€

20181201_202909

Makan malam @ Warung Wareg πŸ™‚

Hari kedua : 2 Desember 2018

20181202_025957

Ready for sunrise @ Bromo πŸ™‚

20181202_044911

Alhamdulillah <3<3

20181202_045304

 

20181202_045630

<3<3<3

20181202_060307

20181202_072354

Bukit Teletubbies

20181202_082119

20181202_163701

Ngemil @ Ketan Legenda πŸ™‚

IMG-20181204-WA0012

@ Batu Night Spectacular

IMG-20181204-WA0016

Still @ Batu Night Spectacular πŸ™‚

Hari ketiga : 3 Desember 2018

IMG-20181203-WA0075

Last brunch before going back Jakarta @ Taman Indie πŸ™‚

20181203_100624

And last destination before going back Jakarta πŸ™‚ See u again, Malang, Batu, and Bromo πŸ™‚

 

 

 

 

 

 

 

 

 

No Title :D

Hello November πŸ™‚

Postingan ini sebenarnya terinspirasi dari blog Ms. T yang sayangnya diprivate, jadi ga bisa direblog πŸ˜€

Tapi agak gak nyambung juga sih sebenarnya πŸ˜€ Cuma pengen nulis, bahwa dalam waktu satu bulan kemarin, ternyata banyak pengalaman baru dan hal-hal tak terduga maupun yang sudah bisa saya duga terjadi dalam kehidupan saya πŸ™‚ Tapi satu hal yang pasti, bahwa semua kejadian yang terjadi sebulan lalu, makin menguatkan niat saya untuk terus meraih apa yang saya cita-citakan dalam hidup saya. Karena seperti kata Agnes Monica : Dream, believe, and make it happen πŸ™‚ Dan kalau kata saya mah *Sesuai yang saya tulis di status FB saya beberapa hari lalu* : ι ‘εΌ΅γ‚Œγ°δ½•γ¨γ‹γͺγ‚‹ (Ganbareba nantoka naru) alias “If you do your best, you will manage somehow”.

Fighting, Inong ^o^

Pesan pemberi semangat (^-^)

Seperti saya ceritakan di posting sebelumnya, akhir bulan September ini atau tepatnya hari Jum’at kemarin, saya dan teman teman saya mengundurkan diri secara massal dari kantor tempat saya bekerja selama 13 tahun lebih 😦 Dan kemarin malam, setelah sampai di rumah sehabis acara makan malam perpisahan bersama teman teman, saya langsung memposting foto foto yang saya ambil dan teman teman bagikan selama seharian kemarin di halaman buku muka saya 😁 Dan saat tadi pagi saya cek buku muka saya, ternyata K san, si cowok Jepang favorit saya ninggalin komentar yang bikin saya terharu dan semangat ☺

20180929_185832

Pesan pemberi semangat (^-^)

Intinya sih di komen yang pertama, si K san bilang terima kasih atas kerja keras saya selama ini. Dan pas saya balas dan bilang saya akan bekerja keras di pekerjaan penerjemahan saya yang baru, K san membalas dengan menulis bahwa “pekerjaan (penerjemah) menjadi jembatan antara kata kata bahasa Indonesia dan bahasa Jepang saya pikir adalah pekerjaan yang hebat” Aw, buat saya komennya ini benar benar masuk ke hati banget ❀❀❀❀ Saya adalah orang yang berprinsip “Cintailah pekerjaan Anda, bukan perusahaan Anda” Dan saya benar benar mencintai pekerjaan saya setelah menjalaninya belasan tahun ini ☺ Dan walaupun ada saat dimana pekerjaan saya sebagai penerjemah kadang dianggap remeh atau dianggap sebagai pekerjaan yang mudah, namun saat dapat apresiasi seperti yang saya tulis di sini, atau seperti komentar K san di atas, hal hal tersebut menjadi penambah semangat buat saya dan memacu saya untuk terus belajar demi peningkatan kemampuan bahasa Jepang saya ☺☺☺

Terima kasih untuk K san yang telah memberikan tambahan semangat untuk menyambut pekerjaan saya yang baru. Gak salah deh kalau saya jadiin dia cowok Jepang favorit saya 😁😁😁😁

Updated 30 September 2018 :

Pas cek linimasa Twitter, baru ingat kalau hari ini adalah hari Penerjemahan Internasional, dan ada teman yang meretweet tweet ini :

Screenshot_20180930-100825_Twitter

Screenshot_20180930-100834_Twitter.jpg

Selamat Hari Penerjemahan Internasional ☺ #sayabanggajadipenerjemah ❀❀❀❀

Menjelang perpisahan :(

2 minggu terakhir ini, saya selalu berangkat ke kantor dengan perasaan campur aduk, antara senang, sedih, dan penasaran. Perasaan-perasaan itu timbul karena saya sudah mau berpisah dengan kantor tempat saya bekerja selama 13 tahun 5 bulan ini pada akhir bulan September ini. Sebenarnya berat juga sih mau berpisah dengan si kantor ini 😦 Tetapi, karena kantor yang sekarang ini mau pindah keluar Jakarta karena alasan tertentu, dan saya juga memutuskan untuk tidak ikut pindah ke sana dengan alasan masih mau pegang KTP Jakarta (Kalau pindahnya jadi bikin saya bisa punya KTP Tokyo sih, saya mau ikutan pindah deh :D) dan berbagai alasan pribadi lainnya, akhirnya perpisahan ini akhirnya memang harus terjadi 😦

Saya ingat banget waktu 5 tahun pertama saya kerja di sini, walaupun saya cinta banget sama kerjaan saya, tapi saya sempat ngerasa bosan banget di kantor ini dan kepikiran untuk pindah kerja. Tetapi, ternyata di saat itulah Allah dengan caranya yang benar-benar tak terduga oleh saya memberikan kejutan kepada saya untuk menghilangkan rasa bosan dengan mengirimkan saya ke negara impian saya sejak zaman kuliah dulu πŸ™‚ Dan setelah balik dari sana, dengan alasan mau “balas budi” dulu, eh malah kebablasan sampai 13 tahun deh πŸ˜€

Tentunya selama 13 tahun kerja di kantor ini, banyak banget pengalaman tak terlupakan yang terjadi. Tetapi, yang paling berkesan buat saya adalah selama kerja di kantor ini saya juga bisa mewujudkan cita-cita terpendam saya, yaitu menjadi seorang guru, walaupun cuma guru abal abal sih πŸ˜€ FYI, dulu pas zaman kuliah, saya sempat cita-cita pengen jadi dosen, tetapi karena nilai saya waktu zaman kuliah standar-standar aja dan kebanyakan yang jadi dosen adalah yang dapat beasiswa ke Jepang (Dan saya gak dapat beasiswa waktu zaman kuliah dulu :(), maka cita-cita jadi dosen pun kandas dengan sendirinya πŸ˜€ Tapi, alhamdulillah, ternyata di kantor ini, saya bisa merasakan jadi guru dan murid-muridnya sudah merambah dunia internasional πŸ™‚ Alhamdulillah πŸ™‚

Buat kantor lamaku, saya doakan semoga menjadi perusahaan yang makin sukses, makin besar, dan makin berjaya πŸ™‚ Terima kasih untuk 13 tahun kebersamaan ini dan semua kenangan indah yang telah diberikan <3<3<3

Buat diri saya sendiri, saya pun sudah tidak sabar untuk memulai “petulangan baru” di kantor yang baru πŸ˜€ Walaupun posisinya sama-sama Japanese Interpreter, tapi bidang kerjanya berbeda sekali dari kerjaan saya yang sekarang, sehingga pastinya membuat saya penasaran dan harus belajar hal hal baru lagi…ζ₯½γ—みに待ってます aka kalau bahasa Jawanya mah “I am looking forward for it” πŸ™‚